Sometimes, Kamu Perlu Menangis

Apakah kamu ingat kapan terakhir kali kamu menangis? Ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab, dan belum tentu karena sulit untuk mengingat. Itu karena menangis dapat mengingatkan kamu pada pengalaman pribadi dan intim, atau mungkin saat-saat memalukan dari emosi publik.

Tapi mengapa tangisan itu membuat kamu merasa sangat malu? Seharusnya tidak, karena Ini adalah respons alami terhadap lingkungan, dan ini adalah salah satu bentuk komunikasi tertua (bersamaan dengan tertawa dan tersenyum). Ini bisa terjadi pada diri kita semua, baik muda ataupun dewasa, pria, waria ataupun perempuan, hati sekuat baja atau seseorang yang memiliki hati senstif, marilah kita ketahui bagaimana untuk berdiri satu sama lain, dan berkata bahwa menangis bukanlah sesuatu yang salah.

Seperti apa yang terjadi malam ini, untuk kesekian kalinya aku tengah berada di Thailand, aku diam disebuah kamar hotel sendirian dan mencoba meluapkan emosi yang selama ini terpendam, aku menangis bahkan tanpa adanya alasan yang cukup jelas, namun kemudian aku berharap bahwa setelah ini semua hal akan menjadi lebih baik.

Apakah kamu lebih suka menangis sendirian atau mengekspresikan tangisan dilingkungan umum? keduanya sama saja karena menangis justru sangat penting dalam menjaga kesehatan emosional. Tapi mengapa begitu penting? mari kita simak bersama-sama.

Mengarahkan fokus diri sendiri
Bahkan terkadang kita tidak tahu betapa kesalnya kita tentang sebuah kondisi yang membuat kita mulai menangis. Menangis sebagai reaksi emosional bisa membantu kamu memasukkan semuanya ke dalam sebuah perspektif. Ini bisa membantu kamu menyadari, oke, ini penting buatku jadi aku harus menghadapinya. Jika tidak, mungkin terlalu mudah untuk menyingkirkannya.

Mengarahkan fokus mereka
Sebanyak yang kita usahakan, tiba saatnya kita pasti akan hancur dan menangis di depan orang lain. Entah itu rekan kerja atau orang yang dicintai, menangis mengirim pesan bahwa kamu terluka. Dan orang-orang tidak keberatan dengan komunikasi nonverbal semacam itu, mereka mungkin tidak akan pernah menyadari bagaimana kamu berjuang. Mungkin hal seperti itu memalukan untuk kamu, tapi hasilnya bisa menjadi lebih baik. Mereka mungkin akan mengubah perilakunya, membuka diri tentang perasaan mereka, atau hanya memberi kamu pelukan yang sangat dibutuhkan.

Kamu merasa lebih baik
Ada sains dibalik alasan mengapa menangis bisa membuat kamu merasa lebih baik. Air mata yang ditumpahkan saat ledakan emosional mengandung obat penghilang rasa sakit alami, yang disebut enkephalin leusin, dan beberapa peneliti percaya bahwa mereka mengandung hormon stres juga.

Membuatmu tergerak
Melihat sebuah karya seni, menonton film, mendengarkan musik, atau membaca buku yang menggerakkan kamu untuk menangis adalah pengalaman yang tak terlupakan. Kamu mungkin akan melupakan semua potongan artistik yang menyenangkan yang pernah kamu hadapi, tapi yang membuat kamu menangis adalah yang paling melekat. Terlebih lagi, kamu bisa membangun memori berbasis seputar tindakan menangis. Misalnya, kamu menangis di saat menonton film tertentu, secara tidak langsung maka kamu juga mengingat disaat masih bersama cinta pertama kamu, dan kemudian kamu mengingat apa yang kamu gunakan dan bagaimana perasaan kamu, dan seterusnya.

Bahasa universal
Meskipun kamu mungkin tidak berbicara bahasa verbal yang sama seperti budaya atau daerah lain, ada beberapa tanda kesedihan yang dapat kamu pahami sebagai manusia. Sebaliknya, ada juga tanda universal kebahagiaan dan kepuasan. Menangis dapat membantu kamu memahami satu sama lain, dan bisa menyatukan populasi manusia dan memberimu petunjuk tentang penderitaan orang lain. Kamu mungkin samudra dan benua yang terpisah, tapi kamu dapat menemukan kenyamanan dalam kenyataan bahwa kamu memiliki reaksi fisik tertentu.

Biarkan keluar
Mungkin saja kamu memalsukan tangisan karena ketika kamu mengingat tindakan tersebut, kamu membangkitkan kesedihan yang kamu rasakan pada waktu tertentu dalam kehidupanmu. Tidak mudah menyeret emosi itu. Alih-alih memikirkan apa yang menyebabkan tangisan, fokuskan pada potensi manfaat dari pelepasan alami itu. Bila kamu ingat terakhir kali kamu menangis, pikirkan situasi kamu dan bagaimana kamu mengatasi akibat respons emosionalmu. Selaras dengan cara itu membuat kamu merasa mengenali dirimu sendiri, dan jangan takut menangis saat kamu membutuhkannya.

Menangis bukanlah hal yang memalukan, jika melihat dari apa yang diatas aku tulis, menangis justru membuat hatimu menjadi lebih baik, satu bulan yang lalu aku menangis mungkin sahabat semua bisa membacanya alasannya disini, dan malam ini aku menangis kembali bahkan tanpa adanya suatu alasan.

Tinggalkan Balasan