Review Vlog Deddy Corbuzier

Hai Sahabat Ardians, adakah diantara kalian yang tidak mengenal seorang Deddy Corbuzier? well, I think everyone sudah sangat familiar dengan nama tersebut, dia adalah seorang magician yang ketjeh parah, seorang presenter, seorang ayah yang baik, dan seorang public figure yang menurutku punya pandangan luar biasa dalam menanggapi setiap isu-isu sosial yang ada di Indonesia.

Kali ini, aku ingin sedikit mereview Vlog yang berjudul LGBT RASIS TAHUN BARU 2018 (dari Gay, Cina hingga Pribumi), judul yang sangat menggugah rasaku untuk ditonton.

Aku bingung mau panggil Deddy apa, Mas, Abang atau Bapak, namun sepertinya untuk ditulisan ini aku ingin memanggil namanya saja, karena aku yakin beliau bukanlah orang yang gila hormat, based on my observation ya dia orangnya gak kaku, santai, cuek and smart, so semoga dia gak marah hahaha.

Dalam vlog yang berdurasi hampir 26 menit tersebut, Deddy berkolaboratif bersama Cameo Project, dimulai dengan pembahasan antara rasis berdasarkan suku dan ras, well as my previous article, aku juga pernah buat statment bahwa bagaimanapun warna kulitnya atau apapun perbedaan yang terjadi pada kehidupan kita di Indonesia, selagi dia terdaftar dalam Kartu Identitas Penduduk Republik Indonesia, maka aku, kamu, kita dan mereka adalah orang Indonesia.

Dalam Vlog tersebut juga melalui fitnah yang diterima oleh “Martin Anugrah” yang telah dituduh menghina suku Sunda, Deddy mengajarkan kita untuk tidak mudah membenci, tidak mudah menghakimi atau mengkonsumsi setiap berita HOAX tanpa melakukan investigasi, benar kata Deddy bahwa warga negara Indonesia saat ini masih sangat mudah untuk diprovokasi, well I said they want to be looks smart or brave, tapi nyatanya mereka sedang dibodoh-bodohi, I don’t know why but we have to learn how to be positive thinking, sejak SD kalau gak salah kita selalu diajarkan untuk selalu menjadi pribadi yang rendah hati, sabar, tidak mudah marah, dan juga diajarkan untuk menjadi pintar, tapi apakah ilmu yang sangat mendasar tersebut tidak kita terapkan dalam kehidupan? on this Vlog, I’m so apriciate him, to educate Indonesian people yang mudah terprovokasi dan segala bentuk masalah, selalu dikaitkan dengan kekerasan.

The second one is, Deddy also mention about video viral beberapa waktu yang lalu mengenai seorang Ibu yang merekam dan menyebar luaskan sebuah video adik-kakak seorang laki-laki, yang sangat dekat and maybe their act like gay couple, bahkan Deddy juga bilang bahwa si Ibu tersebut sedang sakit saat ini, tanpa mengurangi rasa empati  mengenai sakitnya Ibu tersebut, aku juga cukup heran dengan Ibu itu dan muncul beberapa pertanyaan dalam hatiku:

  1. Apakah Ibu selalu diajarkan untuk berburuk sangka?
  2. Apakah Ibu diajarkan untuk membenci LGBT sehingga sangat bersemangat dalam memviralkan video yang direkamnya? 
  3. Apakah Ibu selalu mengurusi hidup orang lain?
  4. Apakah apakah apakah apakah dan masih banyak lagi.

Namun dalam topik ini ada satu hal yang cukup menarik, ketika Deddy bilang, bahwa dia bisa menerima LGBT, dia tidak akan rasis terhadap LGBT asalkan LGBT tersebut tidak menularkannya kepada dia, well my point is mari kita berandai-andai, jika orientasi seksual itu bisa menular, kenapa tidak seorang Heteroseksual menularkannya kepada Homoseksual supaya dibumi ini tidak ada Homoseksual lagi? – Bantu jawab ya !

Keseluruhan, aku sangat suka dengan setiap Vlog yang Deddy suguhkan, that’s why aku subcribe channel YouTube Deddy Corbuzier, and the most improtance things is, disana banyak sekali pembelajaran yang bisa kita petik, nuansanya sangat berbeda dengan Vlog lainnya, and I would like to give 1000 thanks to Deddy Corbuzier yang sudah berkontribusi terhadap kecerdasan rakyat Indonesia.

Untuk menonton Video tersebut silahkan klik link dibawah ini:

Deddy Corbuzier Vlog

 

Tinggalkan Balasan