Pengalaman Melakukan Tes HIV

Berawal sebagai seorang pasien yang ingin mengakses layanan kesehatan VCT (Voluntary Counseling and Testing) atau biasa dikenal dengan istilah tes HIV, kini aku telah menjadi seorang petugas lapangan yang membantu teman-teman yang memiliki resiko terhadap HIV untuk mengakses kesehatan VCT. Sebagai seorang Petugas Lapangan atau yang biasa disebut PL aku harus menjadi teladan yang baik atau role model untuk orang banyak, salah satunya adalah untuk aku juga harus mengakses layanan VCT tersebut dalam setiap 3 bulan sekali. Pertama kali aku melakukan tes HIV pada tahun 2016 lalu, pada saat itu aku mendapatkan hasil non reaktif yang artinya belum diketahui adanya virus HIV didalam tubuhku, dan petugas konselingpun menyarankan untuk tes HIV kembali pada 3 bulan berikutnya.

Setelah 3 bulan aku melakukan tes HIV lagi. Menunggu sekitar 30 menit namaku dipanggil oleh petugas konseling untuk menerima hasil pemeriksaan tersebut. Sempat shock karena ternyata petugas konseling memberitahukan bahwa hasil VCT tersebut menunjukkan intermediate, kemudian aku bertanya apa itu intermediate, lalu petugas tersebut menjelaskan bahwa intermediate itu suatu kondisi kemungkinan virus HIV sedang dalam masa periode jendela, maka dari itu petugas konseling menyarankan untuk melakukan tes HIV kembali pada 3 bulan berikutnya.

Sebelum meninggalkan layanan tersebut, aku bertanya “Jika aku melakukan pemeriksaan lagi pada 3 bulan kedepan apakah status HIV aku akan berubah menjadi reaktif?” yang di maksud reaktif adalah positif HIV. Petugas konseling membantuku dan memberikan penjelasan bahwa hasil pemeriksaan itu tergantung dari perilaku diriku sendiri. Jika aku masih berperilaku beresiko seperti melakukan hubungan seks tidak aman atau tidak menggunakan kondom, maka berarti virus HIV akan cepat masuk kedalam tubuh dan akan cepat terdeteksi.

Setelah selesai konseling aku masih sedikit bingung dan merasa takut dengan status HIV ini. Tanpa berpikir terlalu lama dan tidak mau bergulir bersama rasa khawatir, aku tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, dan tidak sabar untuk melakukan VCT lagi pada 3 bulan mendatang.

3 bulan berlalu, bahkan sepertinya lebih dari 3 pekan pasca aku melakukan akses layanan kesehatan VCT yang terakhir, masih di tempat pelayanan kesehatan yang sama, dan masih merasa sedikit takut akan hasil yang akan aku terima. Setelah SOP pemeriksaan HIV dilakukan tibalah waktu untuk menerima hasil pemeriksaan kembali. Aku sangat bersyukur karena status HIV ini masih bertahan pada hasil non reaktif atau tidak ada virus HIV didalam tubuhku.

Disitu aku merasa bahagia, melalui Google aku menjadi mengetahui lebih awal tentang bagaimana menjaga diri dari HIV, selain itu aku juga sering melakukan konsultasi kepada beberapa Peer Suport atau orang-orang yang bersedia memberikan informasi mengenai penularan, pemeriksaan dan pengobatan HIV. Sejauh ini aku dapat menyimpulkan bahwa siapapun harus selalu berperilaku aman, salah satunya seperti menggunakan alat kontrasepsi jika melakukan aktivitas seksual beresiko, dan tidak lupa untuk memberanikan diri dalam mengakses layanan VCT secara berkala.

Kontributor : Alip Muhammad Abidin
Untuk sahabat semua yang ingin berkontribusi tulisan, silahkan klik disini.

Satu tanggapan untuk “Pengalaman Melakukan Tes HIV

  1. • Jika ya, sekarang Anda sedang berada ditempat yang tepat karena Toko kami ZeeHerba.com menyediakan AGATIA extract biji kopi hijau murni.
    Menurut DR OZ, bahwa kekuatan dari kopi hijau (green coffee asli) adalah Asam Klorogenat yang diketahui efektif sebagai cara diet sehat-alami dan cenderung aman dalam membantu pembakaran lemak, pembentukan energi, dan melawan masalah kadar gula darah tinggi.
    Anda akan menemukan cara mudah untuk mendapatkan tubuh langsing seksi dan menarik, bahkan jika anda tidak suka olahraga sekalipun.
    Diet ketat? Obat kimia? AWASS BAHAYA BAGI KESEHATAN.
    • AGATIA hadir sebagai solusinya, pelangsing herbal berbahan ekstrak biji kopi hijau dan daun jati cina, menjadikan AGATIA sebagai pelangsing herbal paling cepat dan tanpa efek samping sekalipun. Tidak perlu olahraga, tidak perlu diet ketat, cukup minum AGATIA 30 menit sebelum makan, anda tidak perlu hawatir lagi dengan bentuk tubuh anda, pasti akan langsing, seksi dan indah. MANTAB SAY .
    Pernah denger acara TV Amerika? Disana dibahas manfaat dan khasiat biji kopi hijau sebagai pelangsing badan paling cepat, aman dan efektif. Sehingga ekstrak biji kopi hijau menjadi booming di kalangan wanita Amerika.
    Dan untungnya bagi kita, Dr. Angga DJ pakar herbal Indonesia membawa trend itu kepada kita yang dihadirkannya dalam bentuk produk yang bernama AGATIA “Pelangsing Badan Paling Cepat Aman Dan Pasti”

    BENARKAH KOPI GREEN BEAN BAGUS UNTUK DIET?
    Mengonsumsi kopi yang masih berbentuk green bean untuk diet semakin popular saja belakangan ini.
    DOKTER Mehmet Oz, seorang dokter yang belakangan merangkap selebritas, mungkin adalah biang keladi yang memopulerkan pemakaian kopi green bean untuk diet. Pada April 2012, di sebuah pertunjukan televisinya yang berjudul Green Coffee Bean Extract: The Fat Burner that Works! ia menampilkan sebuah pil ajaib yang merupakan ekstrak dari kopi green bean dan menjelaskan sejumlah fakta-fakta yang menurutnya kenapa green bean bisa menurunkan berat badan dengan cepat. green coffee hoax
    Penelitian ilmiah green coffee.
    Para pakar gizi dan kesehatan sudah melakukan penelitian dan mendapatkan hasil yang sangat mengejutkan dari biji kopi hijau ini. hasil penelitian menunjukkan bahwa zat chlorogenic acid mampu membantu mengurangi penyerapan zat karbohidrat yang terjadi di organ pencernaan usus besar. Hal ini tentu saja sangat baik karena mampu membuat tubuh menjadi rendah penyerapan kalori dan membantu memproduksi hormone insulin lebih banyak. Dengan fakta ini maka biji kopi hijau mampu memperbaiki kadar gula dalam darah dan juga mengendalikan tekanan darah sehingga sangat baik untuk para penderita diabetes dan stroke serta penyakit jantung.
    Sebuah studi juga telah dilakukan dengan menggunakan sampel tikus, dimana hasilnya adalah zat chlorogenic acid mampu menurunkan berat badan serta mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh. lemak yang seringkali menumpuk di dalam organ hati juga bisa diminimalisirkan serta mampu membantu memperbaiki hormone yang bertugas untuk membakar lemak. Pada penelitian yang sama juga mendapatkan hasil dimana zat chlorogenic acid dapat menurunkan kadar kolesterol, dimana kolesterol ini sangatlah tidak baik bagi kesehatan.
    Penelitian juga telah dilakukan pada manusia dimana menggunakan ekstrak dari biji kopi hijau. – GCO

Tinggalkan Balasan