Berantem Sama Pacar, Harus Ngapain ?

Namanya juga sebuah hubungan kadang tak lepas dari sebuah masalah, memang setiap pasangan memiliki cara yang berbeda dalam menyelesaikan sebuah masalah yang timbul, namun kalau cara berpikir kita dewasa (meskipun usia kita terbilang masih sangat muda) pasti enggak akan membiarkan masalah itu berlarut-larut dan jadi merembet ke masalah yang kadang tak ada kaitannya, dan bagi mereka yang masih kekanak-kanakan (bukan berdasarkan usia) selalu membumbui pertengkaran dengan drama yang berlebihan, maka tak jarang masalahpun menjadi tambah pelik.

Dibutuhkan dua sikap dewasa jika kita dan pasangan mendapatkan masalah besar, namun tentu dong kita enggak mau kan masalah tersebut menyebabkan akhirnya kita dan pasangan berpisah karena saking emosinya? Nah, di bawah ini ada sikap yang seharusnya dilakukan saat bertengkar dengan pasangan, berdasarkan pengalaman penulis ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mengalami pertengkaran dengan sang kekasih hati.

Kenali Reaksi Sendiri

Hal pertama yang harus kita sadari betul ketika bertengkar adalah mengetahui bagaimana reaksi kita saat marah yang bisa membuat kita sedikit tenang, apakah kita selama ini selalu membanting pintu, memecahkan barang, memaki-maki, menangis, masturbasi, mengaji, clubing atau mungkin kita butuh waktu untuk sendiri.

Tidak Membentak atau Memaki

Kadang perasaan kecewa yang muncul membuat kita menjadi kasar dan sulit menahan emosi, jika selama ini kita sering membentak atau bahkan memaki pasangan saat dia ketahuan melakukan salah, maka ada baiknya kita hilangkan kebiasaan tersebut, karena bagaimana pun sebuah bentakan dan makian tak akan pernah bisa menyelesaikan masalah dan yang ada malah makin mengobarkan api dalam masalah kalian, bahkan tak jarang jika kita membiarkan emosi mengontrol pikiran, kita jadi lebih mudah untuk mengungkit masalah dulu dan ini yang sangat salah bila dilakukan, karena sebuah masalah yang sudah lampau tak perlu dibahas kembali, toh kalian dulu sudah menganggap itu tak pernah ada kan? jangan hanya karena si dia melakukan salah besar, kita merasa pantas membentak dan memakinya.

Tak Harus Diselesaikan Saat Itu Juga

Sering kali kebanyakan pasangan, ingin masalah bisa diselesaikan saat itu juga, padahal itu adalah cara yang salah, kita dan pasangan tetap membutuhkan waktu sejenak untuk berpikir agar emosi tak menjadi besar, daripada mengeluarkan makian atau menyakiti pasangan, lebih baik kita meminta waktu untuk menenangkan diri sehingga kita berdua bisa sama-sama introspeksi dan melihat masalah dari dua sisi yang berbeda. Nah, inilah kenapa sebuah masalah tak harus diselesaikan saat itu juga, biarkan kita dan pasangan istirahat (atau tidur) sejenak untuk bisa menyelesaikan masalah, pasalnya sebuah penelitian mengungkapkan saat tidur orang cenderung mengalami perubahan memori dan memiliki ide baru, jadi bisa saja kita dan pasangan menemukan solusi yang terbaik dalam masalah yang ada.

Tinggalkan Balasan